Resume MM Ikhtiar
>> 4.09.2010
Mastermind yang seharusnya dilaksanakan mulai 14.00 WIB di McD Darmo akhirnya harus tertunda setengah jam.
Baru pada 14.30 acara bisa dimulai dengan dihadiri oleh 5 orang anggota. Dian baru hadir sekitar jam 15.00 lebih dikarenakan salah informasi dan interpretasi.
Adapun hasil terpenting dari Mastermind kali ini antara lain :
- Mastermind harus punya IKRAR
- Mastermind diadakan 2 kali sebulan, dengan komposisi sekali mastermind offline, dan sekali mastermind online
- Action plan mulai diterapkan untuk dipreview. Setiap anggota harus memiliki action plan
- Pada mastermind online berikutnya, semua anggota harus sudah memiliki Business Goal
Adapun action plan untuk 2 minggu ke depan antara lain :
Salim :
1. Mengupayakan untuk membuat toko komputer.
2. Alamraya Sebar Barokah :
a. Mengurusi Akte Perusahaan -> Akte, NPWP harus sudah jadi
b. Follow up Primkoppol Sidoarjo -> Harus sudah mengunjungi, unt menindaklanjuti
c. Follow up Papua Supermarket -> Menjadual kapan akan nge-test VSAT : Jadual
d. Menyelesaikan Magnetzone Café -> Kepastian tanggal berita acara.
e. Proposal ke Reksamadani harus sudah terdeliver
f. Proposal ke Rumah Sakit Jember harus sudah ada kejelasan
g. Kolaborasi dengan FAN harus sudah ada kejelasan
3. Bisniskita :
a. Memberkita.com harus sudah bisa ditayangkan design depan, profile, produk yang ditawarkan -> Nampang di internet
b. Proposal Ikamisa harus sudah masuk dan difollow up -> Kalo lanjut, proposal harus selesai.
c. Pendekatan dengan Ikasmada harus sudah ada sudah jadual kapan kira-kira presentasi
d. Koordinasi dengan Lamongan sudah harus terbentuk brand baru. Branding harus sudah ada domainnya.
4. SinergiAlam :
a. Kolaborasi dengan AHP, harus sudah dituangkan dalam bentuk timeline
Punishment : Pulsa 25rb, yang pascabayar : diganti dg Keringan
Fadli :
1. Tas Parasuit harus sudah jadi sample-nya, minimal 2 KBIH deal.
Punishment : Sate Barongan diantar ke rumah masing-masing
Budi :
1. Sudah menjadi distributor Jamur Tiramusi.
2. Promosi ke MILIS : tda pusat dan tda surabaya
3. Promosi mencari agen -> 2 agen
4. Jualan ke end user -> Foto jualan ke end user
Punishment : Satu pak Tiramisu diantar ke rumah masing-masing
Reddy :
Kebab Alief :
1. Design rombong harus sudah tersedia di web / blog
2. Mempunyai kartu nama Kebab Alief
3. Proposal dan Form MoU Kebab Alief sudah jadi
4. Simulasi BEP unt Kebab Alief sudah jadi
Habbats :
5. Spanduk sudah terpasang di Sepat Perak
6. Display sudah terpasang di Sepat Perak
Bubur Ayam :
7. Memperbaiki rombong bubur ayam yang rusak di Sepat
Punishment : Batagor 3 porsi dikirim ke rumah masing-masing
Indrita :
1. Sudah bisa nyetir dan sudah punya SIM A
2. Sudah ada branding, sudah ada design logo.
3. Senam 2 kali seminggu
Punishment : Brownies Panggang diantar ke rumah masing-masing
Dian :
1. Sosialisasi SOP baru dan perhitungan HPP baru ke MITRA
2. Pemantauan Progress Bengkulu -> Foto Tenant Bengkulu
3. Sidak ke SOLO
4. Acara syukuran minimal dihadiri 30 orang
5. Pengiriman outlet baru untuk Jakarta -> Foto Opening
6. Pembuatan Website dengan mas Kika -> Design baru harus sudah jadi
7. Pengiriman outlet Pontianak -> Island Booth
8. Pameran di MILAD -> 5 closing
9. Membuat foto produk sendiri, kerjasama dengan istri Mas Arief
10. Branding di komunitas remaja -> MoU sudah jadi
Punishment : Makan tacoz sepuasnya di PTC
MM berikutnya 18 April 2010, ONLINE via Yahoo!Mesengger
By. Salim Suharis
Resume MM Ikhtiar
>> 3.22.2010
Dear All,
Dengan mengucap puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas ridho-Nya akhirnya kita berhasil berkumpul dengan komposisi yang lengkap. Tentu sangat jarang hal ini bisa terjadi. Terbukti, baru 2 kali saja team MM Ikhtiar dapat berkumpul dalam komposisi lengkap. Yang pertama adalah pertemuan pertama kali mastermind Ikhtiar yang juga merupakan hari lahir MM Ikhtiar.
Pertemuan berlangsung di kediaman mbak Dian. Selasa, 16 Maret 2010. Bertepatan dengan hari libur Nyepi. Mulai jam 10-an hingga jam 14.00 Mastermind dapat berlangsung dengan lancar. Ditemani sirup pandan, leker, dan sebungkus gado2, mastermind Ikhtiar kali ini menghasilkan beberapa hal.
1. Logo
Mastermind Ikhtiar harus memiliki logo. Anggota sepakat agar logo dipercayakan kepada ahlinya. Dan diharapkan hari Jumat sudah dipastikan siapa yang ditunjuk.
Sementara semua anggota harus segera memberikan usulan tentang konsep dan filosofi logo harus seperti apa.
2. Situs
Diputuskan Mastermind Ikhtiar juga harus memiliki situs. Situs ini berguna untuk menjadi bukti sejarah pertumbuhan bisnis dan perkembangan setiap anggota
3. Target Action 1 Tahun
Setiap anggota harus mempunyai target action untuk 1 tahun (2010)
3. Action Plan
Setiap anggota harus mempunyai action plan rutin minimal hingga pertemuan MM berikutnya.
Pada action plan ini harus terdapat apa-apa yang harus diraih selama 2 minggu ke depan.
Juga harus ditentukan punishment apa yang akan dilakukan jika action plan sebagaimana dibuat itu tidak terpenuhi.
4. Pembahasan Action Plan
Mastermind akan mereview actionplan pertemuan sebelumnya. Melakukan judment kepada anggota yang tidak berhasil mencapai targetnya.
Mastermind juga akan melakukan preview untuk action plan 2 minggu ke depan. Anggota harus mempertaruhkan tentang action plan yang dibuat. Apabila dirasa terlalu ringan, maka mastermind akan meminta anggota untuk meningkatkan action plan tersebut.
Mastermind juga akan menilai punishment yang ditetapkan oleh anggota apakah terlalu ringan. Apabila terlalu ringan, maka mastermind berkah untuk menuntut agar anggota meningkatkan punishment tersebut.
5. Ikrar
Mastermind Ikhtiar harus mempunyai ikrar. Seminggu setelah MM berlangsung (Selasa depan), Ikhrar harus sudah disepakati. Ikrar inilah yang akan dibaca bersama-sama sebagai pembuka pelaksanaan MM.
6. Pelaksanaan Mastermind
Mastermind dilaksanakan tetap 2 minggu sekali. Apabila ada kendala yang dihadapi menjelang pertemuan MM, maka akan dibahas secara kasuistik. Jadual pelaksanaan MM akan ditentukan pada MM sebelumnya.
7. Anggota yang tidak hadir
Bagi anggota yang tidak hadir, diwajibkan untuk menerima dan menjalankan punishment yang disepakati oleh anggota yang hadir. Punishment diharapkan bersifat membangun dan bermanfaat bagi pertumbuhan bisnis anggota yg tidak hadir pada khususnya, dan anggota lainnya pada umumnya.
8. Konsumsi
Diharapkan semua anggota membawa konsumsi pada saat pelaksanaan Mastermind. Kecuali bila MM dilaksanakan di rumah makan, foodcourt, dan sejenisnya. Atau bila tuan rumah bersedia untuk menanggung semua konsumsi.
(By. Salim Suharis)
Pertemuan KMM Ikhtiar #5
>> 6.05.2009
Pertemuan KMM Ikhtiar #4
Siapa Mau Pinjaman Modal?
>> 5.19.2009
Berikut ini saya co-pas kan tulisan dari p.Fauzi Rachmanto :
Karena judul di atas, saya yakin tulisan saya ini langsung dibaca. Hahaha … gotcha! Ya, siapa yg tidak mau menerima pinjaman modal. Saya saja yang nulis judul di atas ikutan kepengen …. Kalau Anda pengusaha, pasti Anda pernah berusaha mendapatkan pinjaman untuk modal usaha Anda. Kalau pertanyaan diatas diajukan ke seluruh pengusaha di Indonesia bahkan dunia, sebagian besar pasti tunjuk jari. Termasuk saya.
Itulah mengapa dulu sewaktu saya bekerja di bank, problem saya bukan mencari siapa yang mau menerima pinjaman. Tapi mencari, siapa yang bisa mengembalikan pinjaman. Kalau yang mau banyaaak … yang bisa mengembalikan? Belum tentyu ...
Kalau ditanya, Anda mau pinjaman modal? Pasti kita langsung ngangguk pada detik pertama. Tapi kalau ditanya, Mengapa perlu pinjaman? Untuk apa pinjaman nya? Berapa besar? Berapa lama? Dari mana sumber pengembalian pinjaman nya? Nah, baru kita menelan ludah dan garuk-garuk kepala yang tidak gatal.
Karena sesungguhnya pinjam meminjam itu ada “filosofi”nya. Ini yang jarang dikuasai orang. Tanpa memahami nya, memang pasti kita akan kesulitan menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar tadi. Ini yang ingin saya bicarakan.
Memahami Asset Conversion Cycle
Untuk memudahkan pemahaman, kita pergunakan ilustrasi sederhana. Katakanlah saya memulai sebuah usaha dengan modal Rp. 1.5 juta. Saya ingin memproduksi dan menjual kaos saya sendiri. Maka modal tadi saya belikan bahan kaos sebesar Rp.1 juta dan membayar penjahit sebesar Rp.500 ribu. Jadilah 20 potong kaos yang saya jual di kios depan rumah saya, seharga Rp.100 ribu per potong.
Ketika saya baru memulai usaha, maka asset saya berupa Kas sebesar Rp.1.5 juta. Ketika saya membeli bahan kaos, maka sebagian asset saya mengalami konversi menjadi bahan baku sebesar Rp.1 juta, plus Rp.500 ribu terkonversi menjadi upah. Dan ketika saya memiliki 20 potong kaos siap jual, asset saya terkonversi menjadi bahan jadi. Bahan jadi ini ketika terjual, akan kembali menjadi Kas. Siklus dari kas menjadi bahan baku, kemudian menjadi barang jadi dan menjadi kas kembali, inilah yang disebut “Asset Conversion Cycle”.
Kalau siklus konversi asset berjalan sempurna, maka dari Kas awal Rp.1.5 juta, saya akan memiliki kas Rp. 2 juta dari penjualan 20 potong kaos. Yang Rp. 500 ribu adalah profit saya. Yang Rp. 1.5 juta dapat saya pergunakan kembali untuk memproduksi kembali 20 kaos. Demikian seterusnya. Setiap produksi, untung 500 ribu. Mudah bukan?
Mudah. Namun sayangnya itu hanya terjadi di dunia khayal … hahaha.
Dalam dunia nyata, kenyataanya bisa jadi Anda produksi 20 kaos, yang terjual hanya 15, 10 atau bahkan cuma 3. Sementara penjahit harus tetap Anda bayar. Bahan baku kaos juga harus sudah dibeli kembali. Sementara asset sudah berupa bahan jadi semua. Kalau sudah begini, Asset Conversion Cycle pun mandek, terhenti.
Atau saya perlu membeli mesin jahit, karena mesin jahit saat ini terlalu lamban. Maka saya perlu menyisihkan dana dari Kas. Tapi kalau saya investasikan kas saya, maka kas saya akan mandek dalam bentuk mesin jahit.
Atau mau contoh yg lebih “happy problem”? Misalnya tiba-tiba saya memperoleh pesanan 100 buah kaos kampanye Capres. Kalau saya sanggupi jelas kas saya tidak akan mencukupi. Karena artinya saya harus sanggup memproduksi kaos 5 kali lipat dari kemampuan kas saya hari ini.
Dari skenario-skenario diatas, hasil akhirnya sama. Konversi kas yang tidak berjalan lancar. Kas yang sudah dikeluarkan tidak kembali menjadi kas. Dan karena Kas seperti darah bagi bisnis, maka bisnis kaos saya pun akan mulai kurang darah dan sakit-sakit-an.
Sound familiar? Welcome to the club, dan teruslah membaca tulisan ini.
Memahami Lending Rationale
Mencari pinjaman modal …. Adalah resep ampuh terhadap masalah konversi kas tadi. Benarkah? Belum tentu. Kalau masalah usaha kaos saya adalah pada kemampuan menjual, maka berapa pun kas yang disuntik ke usaha saya, hasil akhirnya akan sama. Konversi kas mandek. Malah, kini datang masalah baru, yaitu bagaimana mengembalikan pinjaman.
Tapi tentu saja ada skenario-skenario yang memang pinjaman kas akan sangat membantu. Skenario inilah yang menjadi alasan bank memberikan pinjaman. Jaman saya belajar perbankan dulu, disebut sebagai “Lending Rationale”, atau landasan pemikiran mengapa bank memberi pinjaman.
Secara umum ada 3 skenario lending rationale:
Pertama. Asset Conversion Lending. Atau pinjaman untuk menambah asset (kas) yang akan dikonversi. Misalnya usaha kaos saya yang rata-rata menjual 20 kaos per bulan. Karena menjelang lebaran atau menjelang kampanye Pilpres saya prediksikan ada peningkatan penjualan sebesar 100%. Maka saya perlu tambahan kas, untuk mengatasi fluktuasi kebutuhan kas yang sifatnya temporer ini.
Mengapa perlu pinjaman ini? Ya, karena kalau tidak kas saya tidak akan mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan. Berapa besarnya? Ya, sesuai prediksi fluktuasi yang akan dialami. Darimana pengembaliannya? Dari selesai nya siklus konversi asset secara penuh, yaitu ketika barang jadi terjual dan kembali menjadi kas. Misalnya, ketika pesanan kaos pilpres saya dibayar.
Kedua. Cash Flow Lending. Untuk menyediakan cash jangka menengah panjang, untuk modal kerja permanen atau investasi. Misalnya, usaha kaos saya perlu membeli mesin jahit baru. Tidak mungkin saya penuhi dari modal awal saya yang cuma Rp.1,5 juta tadi. Tapi saya bisa mengambil pinjaman jangka menengah (misalnya 3 tahun) yang saya bayar dari cash flow usaha. Misalnya mencicil Rp.100 ribu per bulan, karena dari profit sebelumnya saya tahu saya memiliki kesanggupan membayar sebesar itu.
Mengapa perlu pinjaman ini? Untuk membiayai investasi jangka menengah. Berapa besarnya? Sesuai kebutuhan investasi dan kesanggupan membayar dari cash flow. Dari mana pengembaliannya? Dari operating cash flow yang berjalan.
Ketiga. Asset Protection Lending. Ini pinjaman untuk menjaga supaya asset (cash) saya tidak terkikis pertumbuhan usaha saya sendiri. Misalnya usaha saya tumbuh 10% per bulan, maka dengan sendiri nya setiap bulan saya perlu tambahan kas untuk menambah bahan baku dsb. Jika tidak, maka kas saya akan terkikis dan bisa-bisa meskipun usaha maju, saya cash-less.
Mengapa perlu pinjaman ini? Untuk memproteksi kas supaya sesuai dengan pertumbuhan usaha. Berapa besarnya? Sesuai dengan trend pertumbuhan. Dari mana pengembaliannya? Biasanya pembiayaan bersifat revolving dan evergreen.
Begitulah “rationale” atau landasan pemikiran pemberian pinjaman. Sebagai pelaku bisnis Anda tinggal menganalisa kira-kira usaha Anda sedang dalam situasi yang mana. Setelah paham situasi nya, baru diputuskan apakah pinjaman diperlukan. Dan kalau diperlukan pinjaman yang seperti apa. Bisnis adalah sesuatu yang masuk akal. Semua ada “rationale” nya.
Lho terus pinjaman yg ditawarkan di judul? Ya ... kalau sudah tau ilmu nya Anda kan bisa ke bank ... hehehe. Selamat mengajukan pinjaman !
Pertemuan KMM Ikhtiar #3
>> 5.11.2009
Berikut ini saya copas hasil pertemuan MM kami yang ke-3, yang membuat reportnya adalah mbak Dian.
Assalamu'alaikum wr wb,
Sebelumnya saya sebagai reporter dalam pertemuan ke-3 ini memohon maaf sebesar-besar pada teman2 MM Ikhtiar karena terlambat me-report dikarenakan beberapa keperluan usaha yang mengharuskan terlibat 100% (belum dapat diwakilkan) dan untuk menulis sebuah resume yang dapat bermakna mungkin bagi saya harus meluangkan waktu yang agak lama untuk fokus dan corat-coret dulu (maklum, masih belajar berkata-kata.
Temu Kangen KMM Ikhtiar yang ke-3 diadakan di rumah Mas Reddy Harnaedy di Griya Kebraon pada tanggal 2 Mei 2009. Acara kami buka dengan intermezo bercerita tentang buku-buku Bradley Sugar sambil menunggu mas Salim Suharis yang ternyata memang 'nyasar', untung saja ga hilang diculik orang, karena 'Bisnis Kita' bisa gawat nanti.
Turut berduka dan bersama-sama berdoa bagi moderator abadi kami, mas Budi Waluyo yang sayang sekali tidak dapat hadir karena Budhe beliau telah dipanggil oleh Alloh SWT. Semoga kepada beliau dimudahkan jalannya, diterima segala amal perbuatannya selama di dunia dan dihapuskan segala dosa. Amin..amin .. Yaa Robbal 'alamin.
Acara pertama adalah Wifle, moderator dipegang oleh mas Reddy sebagai tuan rumah. Dimulai dari mas Salim yang sedang membutuhkan 'house keeper' yang dapat membantu istri di rumahnya dengan 2 baby, karena memang sangat sulit membagi waktu, tenaga dan pikiran saat rumah membutuhkan lebih banyak perhatian namun di sisi lain usaha pun sedang butuh perhatian extra. Semoga mas Salim segera mendapatkan solusi yang terbaik. Namun Alhamdulillah 'Bisnis Kita' berjalan lancar, bahkan mendapatkan banyak tawaran kerjasama dari beberapa pihak yang cukup dahsyat.
Dilanjutkan oleh saya (dan suami) yang menceritakan kesulitan membuat Rombong untuk mitra dikarenakan adanya over budget, kurang memadainya tenaga dan waktu, serta kurangnya pengalaman. Ini PR penting bagi kami untuk lebih keras lagi dalam mempelajari serta mempersiapkan segala sesuatu nya lebih baik. Namun alhamdulillah penjualan kerudung Aliyah mengalami peningkatan, bahkan bertambah 3 distributor dan 1 agen dalam 2 minggu. Dan ternyata, 90% nya adalah dari Facebook. Mari kita manfaatkan Facebook tidak hanya sebagai media sillaturahim tapi juga advertising usaha. Lalu saya juga mendapat undangan dari TDA Pusat, yaitu 'Pelatihan Waralaba oleh Kementrian Negara Koperasi dan UKM' tanggal 7 Mei di Jakarta (salah satu penyebab saya terlambat mereport).
Lalu dilanjutkan oleh Mas Fadli, bercerita tentang sakit putera-nya sehingga tidak dapat hadir di KMM Ikhtiar #002 lalu, namun alhmadulillah sudah sembuh dan mengetahui penyebabnya. Beliau juga bercerita bahwa omset toko 'Oleh-oleh Haji' -nya di Royal Plaza mengalami penurunan dan sedang mencari penyebabnya. Namun usaha Rias Pengantin sang Istri cukup ramai dalam bulan-bulan ini. Yang paling meresahkan beliau adalah 'perasaan-perasaan' yang mengganggu sebagai Amphibi. Mas Fadli sendiri memiliki harapan khusus, bahwa di tahun 2010 nanti dapat menjadi Full TDA dengan usaha yang dia rintis sendiri. Amin ya Robb...
Giliran selanjutnya adalah Mbak Indrita, beliau menceritakan uneg-unegnya tentang bagaimana bersikap saat karyawan melakukan hal-hal yang membuat marah, salah satunya adalah ketidak disiplinan. Apalagi jika kita tidak mampu untuk marah. Beliau juga mendapatkan 'Happy Problem', yaitu penawaran beberapa pameran/ bazar yang cukup besar dari disperindag, bahkan hingga ke luar jawa. Sukses buat mbak Indrita!!
Selanjutnya adalah Mas Reddy, beliau menceritakan tentang 4 karyawannya yang dengan terpaksa harus keluar karena beberapa alasan yang berbeda. hingga saat pertemuan kemaren, ada 3 outletnya yang untuk sementara tidak beroperasi dulu hingga mendapatkan pengganti.Semoga segera dapat ya pak, amiin..). Beliau juga bercerita bahwa kekuatan 'Energi Positip' itu sangat hebat, bahkan beliau mencontohkan dengan sedikit permainan sulap pada kami. Bahwa kekuatan Hypnoterapi itu ada, dapat dilakukan dengan mudah dan terjadi jika kita mengijinkan saja. Kaitannya dengan energi positip, seperti pada 'The Secret', adalah kita bisa 'menghipnotis' diri kita untuk mempercayai hal-hal yg positip yang akan terjadi pada kita, hanya jika kita mengijinkan diri kita untuk mempercayainya. Luar biasa bukan? ^_^...
Acara selanjutnya adalah menceritakan asal muasal setiap anggota bercita-cita menjadi pengusaha sukses, kisah nyata yang penuh lika-liku hidup dari tiap pribadi, lanjutan dari pertemuan MM #002. kali ini giliran Mas Salim dan Mas Fadly, betul-betul menguras air mata ....
Selanjutnya Brain Storming dengan membahas sedikit tentang buku Bradley Sugar yang berjudul 'The Business Coach', yang isinya tentang Mastery usaha kita (ga salah sebut jadi 'Bisnis Kita' lagi, takut kena royalty dari Mas Salim :P). Kesimpulan akhir, buku harus di foto-kopi dan ke depan digunakan sebagai 'Kurikulum Action' KMM Ikhtiar. Go..Go..Go..
Untuk temu kangen MM Ikhtiar selanjutnya direncanakan di rumah Mas Fadly pada tanggal 17 Mei 2009 (jika ada perubahan akan diberitahukan lebih lanjut)
Sampai di sini dulu reporting dari saya, semoga tidak mengandung SARA (takut tidak sadar) atau yang dapat menyinggung secara personal. Terimakasih sudah diberi kesempatan..
Wassalamu'alaikum wr.wb
Silahturahim dengan Master Franchise
>> 4.27.2009
Kamis, 23 April 2009, setelah lama tak bertemu mantan teman kuliah dulu, akhirnya kami bertiga (saya, Vinus dan Yoyok) janjian untuk ketemu di rumahnya si Yoyok. Pukul 19.00 WIB, kita bertiga mulai ngobrol 'ngalor - ngidul' membahas masalah kerjaan masing-masing (maklum masih TDB semua).
Kemudian membahas masalah perkembangan bisnis masing-masing yg mulai belajar berbisnis. Dan ternyata teman saya si Yoyok sudah menjadi master franchise (Red Crispy dan MyCrepes) untuk wilayah Jawa Timur. Dia memulai usaha franchisenya sekitar 3 tahun yang lalu. Dia bercerita cara mengelola bisnisnya hingga mengelola keuangan dia menceritakan secara gamblang.
Alhamdulillah dapat ilmu banyak dari silahturahim ini, dan alhamdulillah lagi jualan saya laku lagi. Dan temannya saya satunya si Vinus mau juga mencoba untuk menjual produk saya 'selimut jepang' ini.
Tak terasa waktu menunjukan pukul 24.00 WIB, akhirnya kita pamitan pulang karena besok pagi harus menjadi kuli lagi sebagai TDB.
Pertemuan KMM Ikhtiar #2
>> 4.21.2009
alhamdulilah Sabtu 18 april 2009 MM ikhtiar kembali melakukan pertemuan nya yg ke-2. Bertempat di kediama Mas Salim acara berlansung sangat hangat dan nyaman. Pada pertemuan kali ini salah seorang anggota yaitu Mas Fadli tidak dapat hadir dikarenakan harus menemani buah hatinya di rumah sakit tp syukur alhamdulillah ketika acara akan berakhir kami mendapat kabar kalau sang buah hati sudah dapat pulang ke rumah.
Seperti pepatah "Tak Kenal maka tak Sayang" maka pada pertemuan kali ini acara diisi untuk memperkenalkan masing-2 bisnis nya dan sejarah masing-2 knp kok bisa sampai terjun dalam dunia bisinis.
Dimulai dari mas Budi Waluyo, pengusaha selimut Jepang asli madiun yang masih amphibi ini memulai usahanya pada awal tahun 2008. Keptusannya untuk berbisnis diambil setelah yakin bahwa dia harus merubah nasibnya dan ingin menunjukan kepada org-2 dikampung halamannya bahwa dia dapat menjadi orang sukses walaupun di perantauan. Dan dia berencana akan mengeskpansi bisnis nya yang diberi nama "Naya Distro" ke kota Kediri dimana mertuanya tinggal disana.
Kemudian dilanjutkan oleh Reddy, Amphibi yang satu ini saat ini menggeluti bisnis kuliner bersama istrinya yg kebetulan kemarin juga ikut hadir dalam pertemuan. Dimulai dari mengambil bisnis Edam burger pada akhir tahun 2005 saat ini mereka sudah berhasil mengembangkan bisnis sendiri yaitu "Kebab Aliev". Selain kebab mereka juga berhasil mengembangkan Bubur Ayam, Siomay dan Batagor. Yang mana untuk saat ini baru dipasarkan di cafe mereka yang terletak didaerah perak Surabaya dengan nama "Warung Aliev". Keputsan berbisnis pasangan ini diambil setelah keduanya membaca buku-2 dari Kyosaki dan juga mengikuti beberapa milis bisnis lainnya.
Dilanjutkan oleh Mas Iin, Suami dari mbak Dyan Tyas ini memang sejak awal sudah tidak ingin bercita-cita melamar pekerjaan, bahkan sampai saat ini dia tidak tahu dimana keberadaan ijazahnya. Beliau pernah meriset ttg telephone rumah yg bisa SMS, namun sayang sekali risetnya harus diiklhaskan karena idenya dicuri oleh pesaingnya yg jauh lebih besar. Saat ini Mas Iin dan istri bersama-sama mengembangkan bisnis kulinernya "Mr Tacoz" dan "kerudung Aliyah". Bisnis yg baru di launching awal tahun ini ternyata mendapat sambutan hangat di pasar. Terbukti dengan akan dibuka nya 3 outlet baru "Mr Tacoz" di dua kota Bandung dan Jogja.
Setelah itu lanjut ke mbak Indrita. Ibu yang satu ini ternyata memiliki bakat bisnis nya dari keluarga nya yg rata-2 memang seorang pebisnis, bahkan kemampuan bisnis mak Indrita sudah terasah sejak dari kecil. Didasari dari hobi nya membuat kue ibu dua orang anak ini memulai bisnis nya dengan berjualan kue-2 untuk arisan dan pesta dengan brand "Dapurrainalieen"
Berikut adalah giliran mbak Dyan Tyas, Istri dari Mas Iin yg meerupakan pengantin baru ini, ternyata juga memiliki bakat pebisnis dari kelas 3 sd, dimana dia sudah sering jual makanan kecil di sekolahnya. Sebelum menggembangkan bisnis "Mr Tacoz" bersama suami, ternyata mbak yang satu ini sudah memiliki banyak pengalaman bisnis yg luar biasa, mulai dari ikut MLM, terima les private dan yang terkahir cafe Jepang yang sempat berjaya di kota Malang, namun karena satu dan lain hal cafe tersebut harus diikhlaskan untuk ditutup. Selain berbisnis kuliner mbak yg juga hobi "utak-atik" makanan juga menggeluti bisnis kerudung. Dengan brand "KerudungAliyah" bisinis ini juga sudah mempunyai beberapa agen-2 yg tersebar di beberapa kota.
Sebenarnya masih ada satu lagi anggota yg belum menceritakan ttg perjalan bisnisnya yaitu mas Salim, tapi dikarenakan waktu sudah menunjukan pukul 21:00 dan ini sudah molor 3 jam dari waktu awal yg direncanakan maka di putuskan acara perkenalan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya 2 minggu lagi.
Dengan adanya sesi perkenalan ini kami MM Ikhtiar berkomitmen untuk saling memnabtu dan memberi semangat kepada sesama anggota MM sehingga target 11 digit yg direncanakan dapat tercapai. Dan dari pertemuan kemarin kami sepakat bahwa kami memilih jalan menjadi Pengusaha untuk mencapai tujuan hidup kami Sukses Dunia dan Akhirat (Sukses-Mulia)
Itulah seklumit cerita dari pertemuan ke-2 MM Ikhtiar, semoga dapat diambil manfaatnya.
Salam
-Reddy-
Hasil pertemuan ini dirangkum oleh mas Reddy - Warung Aliev.
Pertemuan Pertama KMM Ikhtiar
>> 4.06.2009
KMM Ikhitiar adalah kelompok master mindku. Besar harapanku dengan ikut mastermid menjadikan mimpi menjadi seorang TDA cepat terwujud dan terrealisasi ASAP. Kelompok ini di gawangi oleh mas Salim, mas Fadli, Mas Reddy, mbak Indri, mbak Tyas dan saya sendiri.
Sabtu tanggal 4 April 2009, Jam 15.30 WIB adalah pertemuan pertama kelompok mastermind kami.
Berikut saya copas resume pertemuan pertama kami, yg di rangkum oleh Mas Salim selaku koordinator KMM Ikhtiar.
Alhamdulillah...
>> 11.05.2008

Alhamdullilah, telah lahir putra ke-2 kami dengan selamat dan sehat wal afiat. Pada hari Kamis, 30 Oktober 2008, jam 07.52 dengan berat 3,370 gr dan panjang 52 cm. Anak yang kedua ini kami beri nama RADYAN AZZAM AL GHIFARI InsyaAllah artinya PutRA BuDi dan YANti (nama panggilan istri waktu kecil) mempunyai Kebulatan Tekad (AZZAM) dan Pemaaf (AL GHIFARI). Nama insyaAllah juga merupakan do'a, ya Allah kabulkanlah doa kami. Serta jadikanlah anak kami, anak yang sholeh berguna bagi agama dan bangsa. Amin..amin..amin.
Selamat Jalan Ayahanda Tercinta
>> 8.26.2008
Tanggal 18 Agustus 2008 jam 18.25 WIB adalah waktu yang menyedihkan bagi keluarga besar kami, Ayahanda tercinta kami telah berpulang kerahmatullah.
Ya Allah, ampunilah segala dosa yang telah diperbuat ayah tercinta kami baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja.
Ya Allah, semoga Engkau terima segala amal dan ibadah ayah tercinta kami.
Amin ya Rabb...
Keluar Dari Pengasingan
>> 6.19.2008
Tanggal 10 Juni 2008, saya keluar dari pengasingan, itu adalah istilah yang dipakai teman-teman kantor kalau udah kelar tugas dari site kami yang ada di ujung utara sulawesi tepatnya di propinsi Gorontalo. Udah sebulan lebih tidak utak-atik blog rasanya canggung juga, maklum selama di pengasingan jarang banget bisa koneksi internet. Kalaupun bisa koneksinya lambat sekali maklum cuman pake GPRS (menyedihkan..). Tapi setelah pulang lega juga akhirnya dan bisa kembali ke peradaban (hehe sok banget ya...). Nanti saya ceritakan perjalanan saya ke Gorontalo yang menyenangkan sekaligus membosankan. Surabaya i'm back.....
Read more...